Menjadi Kreatif

Kemarin saya bertemu dengan teman baik saya seorang warganegara Belanda (orang bule totok….). Seperti biasa kami berbincang-bincang ngalor ngidul sambil ngopi di cafe favorit saya. Perbincangan dimulai dengan topik tentang taman kota dan taman perumahan (terima kasih kepada sdr Erwin atas emailnya tentang taman kota sehingga saya tidak terlihat gappeng alias gagap pengetahuan :D ). Teman saya bercerita tentang sebuah perumahan terkenal di Surabaya yang suasananya begitu mirip Singapura dan dia berkata “Mengapa orang-orang Indonesia sangat senang mengcopy segala sesuatu ?!” Hal tersebut disampaikan karena dia melihat banyak hal di negara kita yang merupakan hasil copy daripada menjadi kreatif dengan mencipta sesuatu yang baru dan orisinil

Akhirnya ada juga yang mengungkapkan hal ini (Senangnya…..). Karena hal ini juga menjadi keresahan saya. Kita sangat senang segala sesuatu dari luar negeri dan berusaha mengcopy mulai dari barang, desain, sampai pola pikiran juga pola pikir yang copyan. Kemudian sahabat saya menambahkan ” Padahal bangsamu itu adalah bangsa yamg kreatif. Lihat saja waktu naik angkot…. Pintu yang rusak aja bisa dimodifikasi dengan ganjel kayu atau apapun sehingga bisa tetep berfungsi. Barang-barang elektronik masih bisa dimodifikasi sehingga tetep berjalan sesuai kebutuhannya. Di Eropa barang rusak ya berarti rusak…. Pilihannya hanya buang dan beli baru….”

Seperti tulisan saya yang terakhir….. Mari jadikan diri kita pribadi yang kreatif. Orang-orang dari luar negeri sesungguhnya melihat potensi kreatifitas yang besar dari bangsa kita, tapi kita yang tidak pernah membuat inner link ke sumber tersebut sehingga kita cuma jadi bulan-bulanan bangsa lain. Mari gali banyak hal yang asli Indonesia…… Tidak perlu meniru dari luar negeri, kita sudah sangat kaya hanya kita yang tidak bisa mengolah kekayaan tersebut….. Maka sekali lagi jadilah kreatif :D

Explore posts in the same categories: Pengembangan Diri

2 Comments on “Menjadi Kreatif”

  1. kristi Says:

    waaaa, senangnya….., banyak tulisan baru,tetep kreatif ya os !

  2. erwin4rch Says:

    Menjadi kreatif … Being different…
    Hal tersebut tentunya membutuhkan semangat lebih.. (dari pada meng-copy tentunya)
    Namun bila sudah jadi, merupakan kebanggaan tersendiri..

    Banyak hal yang bisa diolah dengan berbekal kekayaan di negeri kita..

    Teman-teman di Desain Grafis UKP juga mencoba membuat komik dengan Gatutkaca sebagai lakon utamanya, ada juga yang mengangkat topik Hanoman..

    Dalam dunia fashion, batik kita itu luar biasa dikagumi di luar negeri….

    Saya kira bukannya tidak bisa, kondisi sekarang ini cenderung mematikan orang kreatif. Ketika seseorang mencoba sesuatu yang berbeda, tekanan politis, ekonomi, dan bisnis menjeratnya dan mengembalikan pemikiran mereka ke jalur biasa.

    Kembali kepada orangnya lagi, kreatif tidak akan pernah mati. Jika sekarang ia ‘terjerat’, maka pasti akan timbul kesempatan lagi.

    Tengok juga perusahaan studio animasi PIXAR. Ketika semua studio ramai2 membuat animasi, mereka tidak sekedar membuat animasi. Mereka membuat CERITA. Maka itu jika diperhatikan, hampir semua film PIXAR menjadi Box Office. Mereka menawarkan cerita yang benar-benar baru. (Belum pernah ada cerita sperti itu sebelumnya di film manapun..)

    Semoga urun rembug ini dapat memacu kawan-kawan untuk berbeda (dalam arti positif).

    Salam Bung Carlos. Sekalian saya ikutan absen. :D


Comment: