Romantika Team Work

Yaaahhhhh……. akhirnya saat yang saya nanti-nanti tiba….. Beberapa hari yang lalu saya bertengkar cukup hebat dengan rekan-rekan kerja saya di website. Benar-benar sebuah pertengkaran yang berakhir dengan saling diam tidak mau bicara. Sungguh saya tidak terkejut menghadapi ini semua, saya sudah mengira sebelumnya bahwa hal ini akan terjadi dan percayalah……. ini memang yang pertama terjadi tapi pasti bukan yang terakhir he he he….. :D

Mengapa saya bisa bersikap demikian….? Karena saya sadar bahwa kami semua berasal dari latar belakang yang berbeda. Usia, keluarga, pendidikan, pengalaman, dan lain-lain. Tentu butuh waktu untuk saling mengerti dan menerima perbedaan-perbedaan yang ada terutama jika kita harus mngerti dan menerima hal-hal negatif dari rekan kerja kita. Dan selama berusaha saling memahami tentu gesekan-gesekan berupa pertengkaran, adu argumen, perasaan kesal, dan lain-lain pasti terjadi.

Tetapi mengerti dan menerima bukan berarti membiarkan…… Ada saatnya kita harus menegur, mengingatkan, bahkan bila perlu perlu mengecam rekan kerja kita dengan tetap dalam koridor pekerjaan dan kemudian yang juga penting bagaimana menyikapi teguran atau kecaman dari rekan kerja

Tapi bagi saya bila terjadi pertengkaran dengan rekan kerja tidak usah dimasukin hati, biarkan saja…… karena ini semua adalah kesempatan untuk mematangkan pribadi kita dan bila kita selesaikan dengan baik merupakan sarana yang akan menguatkan team kerja anda…… Setalah selesai bertengkar sekarang saatnya damai. Damai…. damai….. damai……

Explore posts in the same categories: Pengembangan Diri

3 Comments on “Romantika Team Work”

  1. erwin4rch Says:

    Salam damai kawan…
    perlu diingat ‘partner’ dalam dunia kerja hampir sama dengan
    suami – istri dlm sebuah rumah tangga.
    Saya juga sdh mengalaminya..
    Yang pasti segala perbedaan yang ada bukan untuk memecah, tetapi sebagai lem perekat. Bertengkar dan berbeda pendapat dengan partner juga sudah saya alami di dunia kerja.
    Dengan demkian kita belajar dan belajar kembali, sehingga kelak semakin lebih menjadi ‘manusia’ seutuhnya.
    Salam :D


  2. Saya kira demikian pula…… kayak “suami-istri” aja he he he……. Kadang2 masalah yang muncul bukan masalah yg murni kerjaan tp sering juga masalah2 pribadi yang kebawa ke kerjaan. Cape de……

  3. kristi Says:

    welcome to the jungle…. smoga sempet ketemu tarzan, kali-kali aja dia bisa kasi advise:)
    kadang orang yang kita kira ga ada bisa-bisanya, malah bisa macem-macem, orang yang kita kira bisa macem-macem ternyata ga bisa apa-apa, alias om-do(omong doang). ya… lama-lama ya biasa to os, dan sudah bukan lagi menjadi masalah, bukan karena terselesaikan, tapi udah jadi terbiasa dengan persoalan tersebut, tapi memang lebih sehat kalou masalah yang mungkin bukan sebuah masalah, terselesaikan , Ok ?


Comment: