Historia Docet

Adakah dari anda yang tau adagium dalam bahasa latin diatas ? Jika diterjemahkan secara bebas Historia Docet berarti “Kita Belajar Dari Sejarah” atau yang lain Historia Vitae Magistra yang artinya “Sejarah Adalah Guru kehidupan.” Mengapa saya menulis tentang sejarah……? Tentu saja karena saya sangat tergila-gila dengan sejarah. Tidak cukup hanya suka, tepatnya ya tergila-gila……. Saya tergila-gila dengan sejarah

Apa sih manfaat belajar sejarah…….?  Bukankah sewaktu sekolah dulu pelajaran sejarah adalah pelajaran yang paling membosankan…..? Jawabannya: Setuju !!! Waktu sekolah saya juga gak suka pelajaran sejarah. Lha wong cuma disuruh menghafal tanggal dan peristiwa……. ya pasti bosen !!!

Tetapi untungnya saya senang membaca dan dari sana saya berkenalan dengan buku-buku sejarah non pelajaran sekolah. Disitu mulai muncul kegilaan saya akan sejarah. Dimulai dari pra sejarah (Dinosaurus dan Manusia Purba) diteruskan sejarah Mesir kuno, Lalu sejarah Yunani dan Romawi. Eropa abad pertengahan, India dan sampai sekarang sejarah Indonesia kontemporer

Kembali lagi…… Apa sih manfaat belajar sejarah…..? Ho ho ho…… banyak sekali tentunya. Sejarah bersama dengan filsafat dianggap sebagai salah satu ibu dari ilmu pengetahuan. Sejarah adalah ibu dari ilmu-ilmu humaniora. Sejarah adalah pintu gerbang untuk mempelajari ilmu humaniora lainnya seperti Sosiologi, Antropologi, Politik dan Tata Negara dan lain-lain. Sebagai konselor saya sangat dibantu dengan ilmu-ilmu humaniora dalam menjalankan tugas saya dan menariknya teknik konseling saya mengacu pada sistematika sejarah dan arkeologi. Berupa penggalian pribadi untuk menemukan bukti-bukti sejarah yang membentuk kepribadian seseorang. Sayang di sekolah tampaknya sampai sekarang pelajaran sejarah masih sekedar pelajaran hafal tanggal dan peristiwa……

Explore posts in the same categories: Pendidikan

21 Comments on “Historia Docet”

  1. Budi Says:

    tanggal 27 agustus 2008 kira2 jam 13.15 antonio carlos menulis tentang “historia Docet’ di sebuah warnet dengan tarif 3500/jam ditemani 3 ekor nyamuk, 5 ekor semut, dan banyak tikus sambil diiringi tatap mata penjaga warnet karena nunggak bayar biaya warnet 11 jam 24 menit dengan alasan masih tanggal tua.

    kira2 1 jam kemudian budi ninggalin pesan yang sekarang anda baca.
    dan satu jam kemudian carlos cari dukun buat nyantet budi

    YAAAA, HISTORIA DOCET
    lain kali ga boleh ninggalin komen kayak gini lagi di blog orang

  2. life1ssimple Says:

    Sama spt kamu los, aku dulu jg gka suka sejarah krn disuru ngapal, stl gede jd suka krn di dalam sejarah manusia, kejadian2 dimasa lalu selalu berulang, cuman sedihnya manusia gak mau belajar dr sejarah……


  3. @Budi: Hua ha ha ha ha….. ampun deh ni orang…….
    @Jumai: Yah sayangnya…….. :)

  4. Stevie Says:

    siklus sejarah selalu berulang, kecenderungan umum manusia untuk hidup dalam pola pola yang sama sepanjang sejarah, yang membedakan cuma aktor, setting, waktu dan kecanggihan properti-nya… stori dan esensinya selalu sama. itu napa saya juga suka sejarah, biografi, sama pilem pilem epic… karena ceritanya selalu relevan meskipun settingnya di masa lampau…


  5. Karena pengulangan tersebut maka sejarah menjadi ibu bagi ilmu2 Humaniora……. Mempelajari pola, tapi kok banyak yang gak sadar ya….. he he he he he……. :D

  6. stevieheru Says:

    “…kok banyak yang ga sadar…” well…, bukannya memang dalam sejarah telah membuktikan bahwa memang manusia ngga akan pernah sadar, sampai kapanpun… hanya segelintir yang peka dan waras kadang mereka ini bersuara, berjuang, kadang diam dan menghilang…. tapi sebagian besar manusia lainnya tetap aja dalam pola2 yang sama… bukan saya nihilis tapi, begitulah sejarah… selalu ada bad guys, good guys, penggembira, penonton… …dibutuhkan leader yang memiliki pribadi kuat dan berkarisma untuk merubah arah sejarah, sejarah membuktikan juga bahwa orang2 semacam ini selalu akan ada… saya masih percaya… ;-)

  7. stevieheru Says:

    masih ingat Rudi temen SMP kita yang di Jerman sekarang ?, pernah bilang sama aku demikian… :manusia itu ibaratnya atom yang berputar dalam lintasan elektron…., suatu komposisi unsur yang stabil maka atom atomnya cenderung berputar pada lintasan yang sama sepanjang waktu, … dibutuhkan energi besar agar atom berpindah dari satu lintasan ke lintasan lain… fenomena perpindahan ini juga kadang akan menghasilkan energi luar biasa, kalor dan perubahan wujud dari unsur satu ke unsur yang lain… tapi perubahan itu tidak akan terjadi kalo tidak ada energi lain yang diberikan pada unsur tersebut…… begitu pula sejarah… begitu pula pribadi manusia… begitulah hukum alam semesta… ;-) mariiii…


  8. @Stevie: Mariiiii juga….. :)


  9. @Stevie: “Dibutuhkan leader yg berkepribadian kuat dan berkarisma…..” Wah….. kan sekarang lagi musim Pilkada ya he he he he…..

  10. erwin4rch Says:

    Sejarah oh sejarah….
    Pada dunia arsitektur, langgam2 yang ada pun dipelajari..
    lucunya style desain tersebut pasang-surut secara berganti-ganti, berpola.
    Contoh, sekarang lagi musim minimalis, nantinya musim yunani, lalu musim art deco.
    Sejarah mengulang dirinya sendiri…
    (sori kalo terlalu berat, maklum yang nulis seorang arsitek.. )
    Salam bang!


  11. Ah ya gak sama sekali…… Punya Stevie kayaknya lebih berat. Biasa yg lagi studi S2 di luar negeri biar keliatan hasilnya, jauh2 kuliah di luar negeri he he he….. (Gak usah masukin ati ya Stev….. biasa soalnya sirik gak bisa ke Belanda he he he…..)

  12. judeangel Says:

    Bicara soal sejarah, bukannya aku ga suka ‘Os. Kan kapan itu pernah bilang ga tertarik ama history. Itu salah, aku demen banget ama sejarah mesir kuno, mitos Yunani, sejarah Romawi kuno. Jujur yang aku ga suka itu malah sejarah negara kita sendiri, secara menurut aku banyak sejarah negara kita yang dimanipulasi. Kebenarannya kita udah ga tau lagi…. Tapi sejara Indonesia kuno aku demen, jaman2nya Majapahit gt…. China apalagi, Jepang juga. ya gt deh. Semoga kau mengerti maksudku Suhu!

  13. Stevie Heru Says:

    @ carlos… halah ga usah jauh jauh kesini, dari dulu kita udah sering diskusi kayak gini cangkrukan di depan terasmu sambil liat bemo2 lewat… saking dah lamaaaaaa banget kita ga ngobrol lagi…. kayak lupa gw aja lu… huh brewok jelek hehehehe bcandaaaa


  14. @Jude: Justru karena sejarah kita sering dimanipulasi justru lebih menarik….. karena masih banyak kesempatan untuk merevisi sejarah kita……..
    @Stevie: Iya mas……. cuman joking……… he he he he…… :)

  15. kristi Says:

    Duluuuuu, guru sejarah saya mengatakan :’ sejarah pasti terulang’ iya nggak sih? yang pasti sejarah ada yang baik dan ada yang jelek belajar sejarah dari kedua-duanya tapi kita mengambil manfaat, dari yang baiknya aja. Ok?
    Os titip salam u bp stevie ya..

  16. life1ssimple Says:

    aku sich lebih suka liat dr sisi human dr sejarah aja, menurut ku human itu pd dasarnya gak berubah dr jaman homo sapien….yg berubah adalah teknologi…..tapi masalahnya kita selalu berpikir bahwa kalo teknologi berubah berarti sejarah tidak akan berulang lagi……….

  17. Bayleys Says:

    sejarah hidup manusianya sendiri khan juga berulang. dari bayi belajar merangkak, jalan, makan disuapin, dimandiin sampe bisa apa2 sendiri. kalo nanti udah tua, kita pasti kembali ke sana lagi khan. semuanya dibantu orang lain. sampe akhirnya “dari abu kembali menjadi abu”

    semua itu bisa dilihat jelas pada kehidupan anjing yang dewasa dan menjadi tua jauh lebih cepat dari manusia. hehehe aku ngaku. aku baca ini di “me & marley : live and love with the world’s worst dog ever”. buku bagus yang aku tidak mau mengulang bacanya. tepatnya ga berani atau tidak sanggup untuk membaca ulang.

    topik ini menarik deh.nanti aku aku bikin artikelnya di blog ku kalo sudah nemuin cara ngerubahnya jadi lucu.

    btw, udah nyerocos segitu panjang, apa in termasuk historia docet?


  18. @kris: Ya nanti saya sampaikan…….
    @Budi: Boleh….. boleh……..

  19. Stevie Heru Says:

    …boong bu Kristi, Carlos ngga pernah nyampaiin salamnya….. kekekeke…


  20. @Stevie: Fitnah lebih kejam daripada tidak menfitnah…… udah aku kirim by e-mail

  21. RJT Says:

    sepakat mbah, dulu waktu jaman sekolah aku bukan gak suka ma pelajaran sejarahnya, tapi ma metode mengajar dan mengujinya yg sekedar (seperti dikau bilang) hafalan tanggal dan peristiwa. apalagi saya paling gak bisa dan benci menghafal, krn menghafal itu menyia2kan fungsi otak kita. sloganku,”otak itu dipakai utk berpikir bukan utk menghafal”.

    sejarah memaparkan bukti2 keagungan sekaligus kebodohan manusia. sejarah mengobarkan sekaligus memadamkan semangat hidup manusia. bukan sejarahnya yg terpenting, tapi apa yg kita pelajari dari sejarah itulah yg terpenting. karena itu belajar sejarah adl sebuah perjalanan memahami kehidupan ini.

    never forget the past, live today, and aware of the future…


Comment: