Mendidik Anak Itu Mudah (part 1)

Walaupun saya belum punya anak dan rasa-rasanya tidak terlalu berminat punya anak tetapi jika saya ditanya oleh siapa saja, apakah mendidik anak itu mudah ? Maka saya akan menjawab dengan yakin seyakin-yakinnya “Mudah”. Mendidik anak itu mudah…… Pertanyaannya….. mengapa banyak orangtua berpendapat mendidik anak itu sulit ??? Masalahnya orangtua tidak mengerti bagaimana mendidik anak yang benar dan tepat

Kunci utama dari pendidikan anak adalah orangtua. Mendidik anak akan jauh lebih mudah jika orangtua bekerjasama sebagai satu  tim.  Sudah  gak jamannya  lagi tugas  mendidik  anak  hanya diberikan kepada  salah satu orangtua (biasanya Ibu……). Apalagi banyak orangtua sekarang yang kedua-duanya bekerja. Harus pula dipahami bahwa pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga adalah sebuah pekerjaan berat dan penuh komitmen. Jadi jangan remehkan pekerjaan ibu rumah tangga. Dan anda para Ibu Rumah Tangga, anda harus bangga dengan pekerjaan anda. Jadi sebagai satu tim didiklah anak-anak anda

Hal mendasar lainnya yang harus dipahami para orangtua adalah anak selalu ingin menyenangkan orangtuanya. Setiap anak secara naluriah selalu ingin menyenangkan orangtuanya. Ini sudah menjadi fitrahnya anak. Jika anda bisa menghayati fitrah ini maka selain anda sebagai orangtua harus bisa menjadi tim yang kompak , Anda bisa melibatkan anak-anak anda sebagai satu tim yang kompak dengan pasangan anda dalam keluarga. Tetapi syaratnya anda sebagai orangtua harus kompak dulu…… Anak-anak pasti sangat senang terlibat karena hal ini adalah sarana menaktualisasikan rasa ingin menyenangkan orangtuanya

Nah para orangtua sekalian yang berbahagia……. (kayak acara jaman TVRI jadul ) Jika anda bisa memahami dan mulai mencoba mempraktekkan dua hal diatas pasti tugas anda mendidik anak akan lebih mudah :D

Explore posts in the same categories: Parenting

8 Comments on “Mendidik Anak Itu Mudah (part 1)”

  1. life1ssimple Says:

    weleh…..ini topik yg hot nich…….


  2. @Jumai: Oh ya…..??? Ini baru dasarnya aja……. Kalo ini bisa dipraktekkan dengan baik biasanya komunikiasi yg baikpun juga akan lebih mudah diciptakan, otomatis proses pendidikan juga lebih enak…… :)


  3. @Jude: Haaah….. kena hukum karma aku…… :(

  4. life1ssimple Says:

    Aku sich setuju aja………………….but just wait deh……pasti ada ortu yg bakal ngomel hje hehe

  5. erwin4rch Says:

    Baik Pak.. mari kita coba… :D

  6. kristi Says:

    ya, anda benar, tapi apakah para bapak itu mau ikut serta dalam mendidik anak2nya, apalagi dalam suku tertentu, ada faham bahwa semua urusan RT dan anak2 urusan kaum isteri/ibu, sementara itu bapaknya pulang kerja langsung baca koran, rokokan, ato malah pergi entah kemana, sementara itu gajinya sudah jelas ngga cukup. isterinya musti pusing sendiri, bapaknya mau anak banyak, Hhhhhhhh, susah !!!


  7. menurut saya bahwa itu akan muncul berbagai permasalahan keluarga, tapi SENInya di situ kita bentuk karakter anak seperti apa…pemberani, pemalu, lemahlembut, keras dll….tapi kusadari tidak mudah mendidik anak, kalau nggak sabaran bisa…..


Comment: