Mendidik Anak Itu Mudah (part 1)
Walaupun saya belum punya anak dan rasa-rasanya tidak terlalu berminat punya anak tetapi jika saya ditanya oleh siapa saja, apakah mendidik anak itu mudah ? Maka saya akan menjawab dengan yakin seyakin-yakinnya “Mudah”. Mendidik anak itu mudah…… Pertanyaannya….. mengapa banyak orangtua berpendapat mendidik anak itu sulit ??? Masalahnya orangtua tidak mengerti bagaimana mendidik anak yang benar dan tepat
Kunci utama dari pendidikan anak adalah orangtua. Mendidik anak akan jauh lebih mudah jika orangtua bekerjasama sebagai satu tim. Sudah gak jamannya lagi tugas mendidik anak hanya diberikan kepada salah satu orangtua (biasanya Ibu……). Apalagi banyak orangtua sekarang yang kedua-duanya bekerja. Harus pula dipahami bahwa pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga adalah sebuah pekerjaan berat dan penuh komitmen. Jadi jangan remehkan pekerjaan ibu rumah tangga. Dan anda para Ibu Rumah Tangga, anda harus bangga dengan pekerjaan anda. Jadi sebagai satu tim didiklah anak-anak anda
Hal mendasar lainnya yang harus dipahami para orangtua adalah anak selalu ingin menyenangkan orangtuanya. Setiap anak secara naluriah selalu ingin menyenangkan orangtuanya. Ini sudah menjadi fitrahnya anak. Jika anda bisa menghayati fitrah ini maka selain anda sebagai orangtua harus bisa menjadi tim yang kompak , Anda bisa melibatkan anak-anak anda sebagai satu tim yang kompak dengan pasangan anda dalam keluarga. Tetapi syaratnya anda sebagai orangtua harus kompak dulu…… Anak-anak pasti sangat senang terlibat karena hal ini adalah sarana menaktualisasikan rasa ingin menyenangkan orangtuanya
Nah para orangtua sekalian yang berbahagia……. (kayak acara jaman TVRI jadul ) Jika anda bisa memahami dan mulai mencoba mempraktekkan dua hal diatas pasti tugas anda mendidik anak akan lebih mudah
11 Desember 2008 at 8:42 am
weleh…..ini topik yg hot nich…….
11 Desember 2008 at 9:34 am
@Jumai: Oh ya…..??? Ini baru dasarnya aja……. Kalo ini bisa dipraktekkan dengan baik biasanya komunikiasi yg baikpun juga akan lebih mudah diciptakan, otomatis proses pendidikan juga lebih enak……
11 Desember 2008 at 2:26 pm
hmm….
11 Desember 2008 at 3:15 pm
@Jude: Haaah….. kena hukum karma aku……
12 Desember 2008 at 7:04 pm
Aku sich setuju aja………………….but just wait deh……pasti ada ortu yg bakal ngomel hje hehe
13 Desember 2008 at 11:18 pm
Baik Pak.. mari kita coba…
16 Desember 2008 at 10:36 am
ya, anda benar, tapi apakah para bapak itu mau ikut serta dalam mendidik anak2nya, apalagi dalam suku tertentu, ada faham bahwa semua urusan RT dan anak2 urusan kaum isteri/ibu, sementara itu bapaknya pulang kerja langsung baca koran, rokokan, ato malah pergi entah kemana, sementara itu gajinya sudah jelas ngga cukup. isterinya musti pusing sendiri, bapaknya mau anak banyak, Hhhhhhhh, susah !!!
30 April 2009 at 1:13 pm
menurut saya bahwa itu akan muncul berbagai permasalahan keluarga, tapi SENInya di situ kita bentuk karakter anak seperti apa…pemberani, pemalu, lemahlembut, keras dll….tapi kusadari tidak mudah mendidik anak, kalau nggak sabaran bisa…..